piezomat.org – Ada kabar keren nih dari Kota Langsa! Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa berhasil nyabet penghargaan sebagai yang terbaik se-Sumatera dalam urusan perlindungan dan penyelamatan arsip pascabencana. Penghargaan ini dikasih langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI. Wah, keren banget, kan?
Read More : LK II HMI Aceh Timur Bikin Gebrakan! Dr. Muhammad Dayyan Bedah Tuntas Masa Depan Ekonomi Syariah
Prestasi ini jelas nggak datang secara tiba-tiba. Ada kerja keras, kekompakan, dan perjuangan tim yang terus gercep menangani arsip terdampak bencana. Jadi, penghargaan ini bukan cuma soal piala atau gelar juara, tapi juga bukti kalau Kota Langsa serius banget menjaga dokumen penting.
Dinas Perpustakaan Langsa Berhasil Sabet Gelar Juara
Penghargaan tersebut diserahkan ANRI lewat Plt Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami atau BAST, Renny Setyo Lestari. Penyerahannya berlangsung di Aula BAST Kabupaten Aceh Besar pada Jumat, tiga puluh satu Juli dua ribu dua puluh enam. Momen ini pastinya bikin jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa auto bangga.
Nggak tanggung-tanggung, Kota Langsa berhasil menduduki posisi terbaik pertama se-Sumatera dalam perlindungan dan penyelamatan arsip pascabencana tahun dua ribu dua puluh lima. Pencapaian ini nunjukin kalau penanganan arsip yang terdampak bencana dilakukan dengan serius, teliti, dan nggak asal beres.
Kerja Tim Kompak Jadi Senjata Utama
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Meilisa Ramandha, SH, mengaku bersyukur banget atas penghargaan yang berhasil diraih. Ia menyampaikan rasa syukur tersebut didampingi Kabid Kearsipan, Ely Nur’afni, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut Meilisa, prestasi tingkat Sumatera ini jelas nggak bisa diraih sendirian. Kekompakan dan solidaritas para ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa jadi salah satu kunci penting. Mereka saling support dan kerja bareng supaya tugas penyelamatan arsip bisa dilakukan secara maksimal.
Tim Penyelamat Arsip Langsa Dapat Apresiasi
Meilisa juga nggak lupa memberikan apresiasi buat tim penanggung jawab dan Pokja Perlindungan dan Penyelamatan Arsip. Tim inilah yang ikut gercep menangani arsip terdampak bencana. Mereka punya peran penting supaya dokumen yang masih bisa diselamatkan nggak sampai hilang atau rusak begitu aja.
Kerja keras tersebut akhirnya berbuah manis. ANRI menobatkan Kota Langsa sebagai daerah terbaik pertama se-Sumatera dalam perlindungan dan penyelamatan arsip pascabencana. Pencapaian ini tentu jadi kebanggaan tersendiri dan bisa bikin semangat tim makin ngebut buat memberikan pelayanan terbaik.
Dukungan Wali Kota Langsa Ikut Jadi Penyemangat
Meilisa juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, atas dukungan dan arahan yang selama ini diberikan. Menurutnya, dukungan dari pimpinan menjadi support system penting buat jajaran dinas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Dengan adanya dukungan tersebut, tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bisa lebih pede dalam menjalankan berbagai program. Apalagi urusan penyelamatan arsip pascabencana bukan pekerjaan yang bisa dilakukan asal-asalan. Butuh kerja sama, koordinasi, dan pastinya semangat yang konsisten.
Penghargaan Jadi Booster Buat Makin Gaspol
Penghargaan dari ANRI ini diharapkan nggak berhenti sebagai pencapaian aja. Justru, prestasi tersebut harus jadi booster supaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa makin semangat meningkatkan kualitas pelayanan. Tantangan menjaga arsip ke depannya pasti tetap ada, jadi kesiapan tim juga harus makin mantap.
Meilisa berharap Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Langsa bisa terus berkembang dan memberikan pelayanan yang makin oke. Capaian ini juga diharapkan bisa mendukung terwujudnya visi Langsa Juara. Jadi, setelah berhasil jadi juara se-Sumatera, jangan malah santai. Harus makin gas, makin solid, dan makin keren dalam menjaga arsip penting milik masyarakat!