piezomat.org – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, resmi ngelantik sekaligus ngambil sumpah jabatan 16 pejabat eselon III di lingkungan Pemko Langsa. Momen ini langsung nyita perhatian karena diharapkan bisa bikin pelayanan buat masyarakat makin sat-set dan nggak pake drama lemot lagi.
Read More : Gak Kaleng-Kaleng! Shilva Zohra Sukses Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok
Pelantikan 16 pejabat eselon III Pemko Langsa ini bukan cuma acara yang isinya foto-foto sama seremoni doang, ya. Justru, langkah ini digadang-gadang jadi amunisi baru buat bikin birokrasi makin gercep, makin responsif, dan auto all out ngejar program unggulan “Langsa Juara”.
Auto Naik Level! 16 Pejabat Baru Resmi Dikasih Amanah
Suasana Aula Setdako Langsa hari itu berasa penuh vibes resmi, tapi tetap penuh harapan. Banyak pejabat penting ikut hadir, mulai dari unsur Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, sampai berbagai lembaga daerah yang datang buat nyaksiin langsung proses pelantikan.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan keputusan resmi Wali Kota Langsa terkait pengangkatan dan pemberhentian pejabat administrator di lingkungan Pemko Langsa. Semua prosesnya udah sesuai aturan dan melalui berbagai tahapan yang berlaku.
Buat para pejabat yang baru dilantik, ini jelas bukan sekadar naik jabatan doang. Mereka sekarang auto punya PR gede buat ngebuktiin kalau layak dipercaya dan siap kerja total buat masyarakat.
Wali Kota Auto Spill, Jabatan Itu Bukan Buat Flexing!
Dalam sambutannya, Jeffry Sentana langsung kasih reminder yang ngena banget. Menurutnya, jabatan itu bukan ajang flexing, bukan juga buat gaya-gayaan biar dipanggil pejabat. Tapi murni amanah yang harus dijalanin dengan penuh tanggung jawab.
Beliau juga ngejelasin kalau proses penentuan pejabat ini nggak asal tunjuk. Semua udah dipertimbangin dari banyak sisi, mulai dari integritas, kemampuan kerja, rekam jejak, sampai kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
Makanya beliau pengen para pejabat baru nggak cuma duduk manis di balik meja. Harus auto gercep, inovatif, kreatif, adaptif, dan siap kasih pelayanan terbaik buat masyarakat Kota Langsa.
Birokrasi Jangan Mode Loading Terus, Harus Auto Sat-Set!
Jeffry juga bilang kalau Kota Langsa nggak bakal bisa melesat kalau birokrasinya masih mode loading terus. Masyarakat sekarang maunya pelayanan yang cepat, gampang, jelas, dan nggak muter-muter kayak labirin.
Karena itu, para pejabat diminta langsung nyetel ritme kerja baru. Harus kompak, sering koordinasi, saling support, dan jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau semua solid, urusan masyarakat juga auto beres lebih cepat.
Nggak cuma itu, integritas juga wajib dijaga. Jangan sampai kepercayaan masyarakat yang udah dikasih malah luntur gara-gara pelayanan yang asal-asalan. Intinya, kerja nyata lebih penting daripada banyak pencitraan.
Sekarang Bukan Saatnya Banyak Wacana, Tapi Buktiin!
Wali Kota juga ngajak seluruh pejabat yang baru dilantik buat totalitas mendukung program “Langsa Juara”. Semua target pembangunan bakal susah tercapai kalau aparatur pemerintah nggak punya semangat kerja yang sama.
Beliau berharap seluruh ASN bisa kerja dengan penuh dedikasi, profesional, loyal, dan nggak gampang puas. Soalnya masyarakat sekarang makin kritis, jadi hasil kerja bakal langsung kelihatan dan dirasain manfaatnya.
Fix sih, warga sekarang auto pasang ekspektasi tinggi. Jangan cuma viral pas pelantikan doang, tapi habis itu mode slow respon. Saatnya buktiin kalau 16 pejabat baru ini emang siap gaspol, sat-set, no ribet, no drama, dan bener-bener bisa bikin pelayanan publik di Kota Langsa naik kelas.