piezomat.org – Kasus curas di Langsa lagi-lagi bikin warga auto syok maksimal. Satreskrim Polres Langsa berhasil ngamankan seorang cowok berinisial ER yang diduga terlibat aksi pencurian dengan kekerasan. Nggak cuma pelakunya doang yang kena, barang bukti berupa dua handphone sama satu motor juga langsung disita polisi. Auto bikin publik kepo berat!
Read More : Fix Bikin Praktis! E-Parkir Berlangganan Langsa Resmi Hadir, Parkir Kini Serba Digital
Pengungkapan kasus curas di Langsa ini langsung jadi omongan banyak orang karena proses penangkapannya terbilang gercep abis. Berbekal laporan dari para korban, polisi langsung gas pol ngelakuin penyelidikan sampai akhirnya berhasil nemuin keberadaan terduga pelaku.
Gercep Banget! Polisi Langsung Gas Buru Terduga Pelaku
Awalnya polisi dapet laporan dari beberapa korban yang ngaku jadi sasaran aksi curas. Dari situ, Tim Unit Jatanras Satreskrim Polres Langsa langsung auto gerak tanpa buang-buang waktu buat ngumpulin semua petunjuk yang ada.
Nggak asal nebak, polisi ngumpulin keterangan saksi, nyocokin informasi, sampai mantau keberadaan terduga pelaku. Semua proses dijalanin pelan tapi pasti biar nggak salah sasaran. Pokoknya bener-bener totalitas banget deh!
Setelah semua data dirasa udah lengkap, petugas langsung cus ke rumah orang tua ER di Gampong Asam Peutek, Kecamatan Langsa Lama. Pas didatengin, terduga pelaku berhasil diamankan tanpa drama, terus langsung diboyong buat diperiksa lebih lanjut.
Ngumpetin iPhone, Eh Malah Ketahuan Dong
Pas lagi diperiksa, ER akhirnya buka suara dan ngaku kalau satu unit iPhone 11 warna putih sempat dia sembunyiin di belakang rumah. Tempatnya lumayan nyeleneh karena ada di dekat tumpukan botol bekas sama kardus telur yang dibungkus plastik.
Denger pengakuan itu, polisi langsung auto meluncur ke lokasi yang dimaksud. Dan bener aja, iPhone tersebut masih ada di tempat yang disebutkan. Langsung deh diamankan sebagai barang bukti buat melengkapi proses penyidikan.
Penemuan handphone itu bikin penyidik makin yakin kalau hasil penyelidikan mereka emang udah sesuai. Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi buat diproses sesuai prosedur yang berlaku.
Dikembangin Lagi, Eh Muncul Kasus HP Lain
Nggak puas sampai situ aja, penyidik langsung spill kalau masih ada laporan lain yang diduga berkaitan sama ER. Ternyata ada juga kasus kehilangan Oppo A58 warna hitam yang sebelumnya udah dilaporkan korban.
Saat ditanyain lebih lanjut, ER ngaku kalau HP itu udah dijual ke seseorang dengan harga sekitar Rp800 ribu. Walaupun sempat berpindah tangan, polisi tetap gercep ngelacak keberadaannya sampai akhirnya berhasil diamankan lagi.
Nggak cuma dua handphone aja yang disita, satu unit Honda Beat warna merah yang diduga dipakai pas beraksi juga ikut diamankan. Auto lengkap deh barang bukti yang berhasil dikumpulin sama polisi.
Alasan Ekonomi Jadi Pengakuan, Polisi Tetap Minta Warga Waspada
Di depan penyidik, ER bilang kalau dirinya nekat diduga ngelakuin aksi itu karena lagi kepepet masalah ekonomi. Meski begitu, alasan tersebut tetap bakal didalami dan nggak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
Polisi juga masih lanjut ngulik kemungkinan adanya laporan lain yang berkaitan sama kasus ini. Semua dilakukan supaya seluruh rangkaian kejadian bisa terungkap dengan jelas dan nggak ada fakta yang kelewat.
Terakhir, pihak kepolisian ngingetin masyarakat buat jangan gampang lengah. Kalau lihat hal-hal yang bikin curiga atau malah jadi korban tindak kejahatan, langsung aja lapor ke polisi. Jangan sok cuek ya, mending sat set lapor biar lingkungan tetap aman, nyaman, dan nggak ada drama kriminal lagi!