piezomat.org – Pemerintah Kota Langsa kembali melakukan penyegaran di lingkungan birokrasi melalui pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Langsa pada Selasa malam, 7 Juli 2026, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra.
Read More : Kota Langsa Jadi Tuan Rumah High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Aceh 2026, Perkuat Pengendalian Inflasi
Sebanyak 24 Pejabat Baru Dilantik berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Langsa Nomor 800.1.3.3/104/2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan Dihadiri Unsur Forkopimda dan Jajaran Pemerintah
Acara 24 pejabat baru dilantik turut dihadiri Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan terhadap proses penguatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Langsa.
Suasana pelantikan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum bagi para pejabat yang mendapatkan amanah baru untuk meningkatkan kinerja. Pemerintah berharap setiap aparatur mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan demi mendukung pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Mutasi Dilakukan Berdasarkan Kompetensi dan Kinerja
Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa menjelaskan bahwa pelantikan dan mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi atau rotasi administratif. Penempatan pejabat dilakukan melalui berbagai pertimbangan, mulai dari kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, rekam jejak, hingga capaian kinerja yang telah ditunjukkan masing-masing aparatur.
Jeffry Sentana menegaskan bahwa perubahan susunan pejabat merupakan bagian dari strategi untuk mendorong peningkatan kualitas birokrasi. Menurutnya, setiap aparatur perlu menunjukkan kemampuan terbaik agar organisasi pemerintahan mampu bekerja lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Evaluasi Kinerja Akan Terus Dilakukan
Wali Kota menyampaikan bahwa mutasi kali ini merupakan perombakan kedua yang dilakukan sepanjang tahun 2026. Langkah tersebut bertujuan mendorong perubahan positif di lingkungan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pejabat yang telah diberikan kesempatan harus mampu menunjukkan peningkatan kinerja sesuai harapan.
Apabila dalam proses evaluasi ke depan tidak terlihat perubahan maupun pencapaian yang diharapkan, pemerintah akan kembali melakukan penilaian. Evaluasi berkala dinilai penting agar setiap jabatan diisi oleh aparatur yang benar-benar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Sistem Pengelolaan ASN Dilakukan Secara Profesional
Jeffry Sentana juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Langsa menerapkan sistem yang terbuka dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk menduduki jabatan strategis selama memenuhi persyaratan, memiliki integritas, kompetensi, dan menunjukkan prestasi kerja yang baik.
Menurutnya, tidak ada kebijakan yang didasarkan pada kedekatan pribadi maupun unsur suka atau tidak suka. Penilaian dilakukan secara objektif menggunakan indikator kinerja yang jelas sehingga seluruh aparatur memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang sesuai kemampuan masing-masing.
Pejabat Baru Diminta Cepat Beradaptasi dan Wujudkan Program Nyata
Wali Kota Langsa meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga berharap para pejabat mampu mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Langsa melalui program kerja yang berdampak bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.