piezomat.org – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah Kota Langsa. Seorang perempuan paruh baya bernama Mariani, warga Dusun Pertanian, Desa Keude Birem, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk fuso pada Senin malam, 6 Juli 2026.
Read More : Kota Langsa Curi Perhatian di Karnaval Budaya APEKSI 2026, Pesona Pesisir Timur Aceh Jadi Sorotan
Insiden perempuan asal Aceh Timur tewas tersebut terjadi di Jalan MedanโBanda Aceh, tepatnya di kawasan Gampong Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Kecelakaan ini mengundang perhatian masyarakat karena korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat setelah terlindas kendaraan bermuatan besar.
Kronologi Kecelakaan yang Berujung Tragedi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mariani saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam. Korban sedang dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di Aceh Timur setelah sebelumnya melintas dari arah Kota Langsa menuju Banda Aceh melalui jalur nasional yang cukup padat kendaraan.
Pada waktu yang bersamaan, sebuah truk fuso pengangkut crude palm oil (CPO) yang dikemudikan Saidi, seorang pria berusia 62 tahun asal Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, juga melaju di jalur yang sama. Kedua kendaraan bergerak searah dengan posisi truk berada di belakang atau berdampingan dengan sepeda motor korban.
Diduga Terjadi Senggolan Saat Truk Hendak Mendahului
Saat melintas di lokasi kejadian, truk fuso diduga berusaha melewati sepeda motor yang berada di sisi kiri jalan. Dalam proses tersebut, bagian kendaraan besar itu diduga bersentuhan dengan sepeda motor yang dikendarai korban sehingga menyebabkan keseimbangan pengendara terganggu.
Benturan tersebut mengakibatkan sepeda motor terjatuh ke sisi kiri badan jalan. Namun nahas, tubuh korban justru terlempar ke arah kanan hingga masuk ke bawah kolong truk. Korban kemudian terlindas ban kendaraan berat tersebut sehingga mengalami luka yang sangat serius dan tidak dapat diselamatkan.
Korban Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian
Akibat kecelakaan tersebut, Mariani dinyatakan meninggal dunia di tempat. Korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala, akibat terlindas ban truk fuso. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
Suasana di lokasi sempat dipenuhi warga yang menyaksikan proses evakuasi. Petugas bersama masyarakat berupaya mengamankan area kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Langsa untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Polisi Lakukan Penanganan dan Olah Tempat Kejadian
Setelah menerima laporan kecelakaan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Langsa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mengumpulkan berbagai keterangan, mengamankan barang bukti, serta meminta informasi dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat insiden berlangsung.
Selain itu, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan turut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Sopir truk juga dimintai keterangan guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. Seluruh proses dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan dapat terungkap secara jelas.
Jenazah Korban Dibawa Pulang ke Rumah Duka
Setelah proses administrasi dan pemeriksaan di RSUD Langsa selesai dilakukan, jenazah Mariani dijemput oleh pihak keluarga pada malam yang sama. Selanjutnya, almarhumah dibawa ke rumah duka di Desa Keude Birem, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Peristiwa perempuan asal Aceh Timur tewas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintas berdampingan dengan kendaraan bertonase besar. Menjaga jarak aman, memperhatikan posisi kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan yang dapat berakibat fatal.