piezomat.org – Seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok berinisial ZL harus rela auto cabut dari Indonesia. Bukan karena liburannya udah kelar ya, tapi gara-gara ketahuan ngelakuin pelanggaran keimigrasian. Begitu faktanya udah jelas, Kantor Imigrasi Langsa langsung mode gercep tanpa banyak bacot. Pokoknya, kalau udah main-main sama aturan, siap-siap aja kena kartu merah dan balik kampung.
Read More : Kelangkaan Semen di Kota Langsa Melonjak hingga 25 Persen
Ketahuan Ngelanggar, Langsung Auto Bye Indonesia
Ceritanya nih, ZL kedapatan nggak comply alias nggak nurut sama aturan keimigrasian yang berlaku di Indonesia. Yaudah deh, pihak Imigrasi Langsa langsung ngeluarin jurus pamungkas berupa deportasi. Nggak ada drama sinetron, nggak ada season dua, pokoknya langsung diproses sesuai aturan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah, juga bilang kalau tindakan ini emang sengaja dikasih buat nunjukkin kalau aturan itu bukan pajangan doang. Mau kamu dari negara mana kek, kalau udah bikin pelanggaran ya auto kena tindakan. No privilege, no debat, semua dipukul rata.
ZL sendiri dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian sesuai Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Bahasa gampangnya sih, kalau izin tinggal atau aktivitasmu udah nggak sesuai rules, ya siap-siap aja koperan dan balik ke negara asal.
Proses Deportasi Nggak Asal Sat Set
Buat yang ngira deportasi tinggal suruh pulang doang, fix salah besar. Semua prosesnya dibikin sat set tapi tetap sesuai SOP. Mulai dari pengamanan, cek dokumen, sampai nganterin ke Bandara Internasional Kualanamu, semuanya dijalanin super rapi.
Petugas Imigrasi bener-bener ngecek semua administrasi biar nggak ada yang miss. Jadi proses pemulangan ZL berjalan mulus tanpa drama tambahan. Pokoknya semua serba legal dan sesuai aturan yang berlaku. Intinya, Imigrasi Langsa nggak asal nyuruh orang pulang. Mereka tetap jalan sesuai prosedur. Jadi kalau ada yang bilang deportasi asal-asalan, duh… fix nggak update banget.
Imigrasi Langsa Mode Beast, Pelanggar Auto Waswas
Kasus ini juga jadi warning keras buat seluruh warga negara asing yang lagi tinggal di Indonesia. Imigrasi Langsa bilang mereka bakal makin rajin patroli dan ngawasin aktivitas WNA biar semuanya tetap sesuai izin tinggal yang dimiliki.
Langkah ini juga sejalan sama arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko. Intinya sederhana, Indonesia welcome sama orang asing, tapi wajib main sesuai rules. Jangan datang cuma buat bikin masalah atau ngelanggar aturan. Makanya sekarang petugas Imigrasi makin mode beast. Kalau ada yang ketahuan nyeleneh, jangan harap bisa lolos. Sekali kena, siap-siap aja diproses sesuai hukum yang berlaku.
Jangan Coba-coba Mainin Aturan, Endingnya Auto Pulang
Masih ada aja yang mikir aturan keimigrasian bisa disepelein. Padahal faktanya, sekali ketahuan ngelanggar, ending-nya bisa auto dideportasi. Nggak peduli kamu turis, pebisnis, atau datang buat urusan lain, semuanya wajib taat aturan.
Imigrasi Langsa juga menegaskan kalau semangat Imigrasi untuk Rakyat bukan sekadar slogan biar kedengeran keren. Mereka emang serius ngelindungin keamanan, ketertiban, sekaligus menjaga kedaulatan Indonesia lewat penegakan hukum yang tegas.
Jadi gini ya, Indonesia itu welcome banget sama tamu dari berbagai negara. Tapi kalau udah mulai ngide ngelanggar aturan, jangan kaget kalau ending-nya auto packing, check-in bandara, terus bye-bye Indonesia. Aturan tetap aturan, no excuse, no drama, no debat!